Hari ini
tepat 86 tahun yang lalu para pemuda daerah mengikatkan diri ke dalam satu
sumpah, satu sumpah yang menjadi titik
awal pelecut semangat untuk membentuk suatu Negara. Negara yang kini kita kenal
dengan sebutan Indonesia. Dengan mengesampingkan berbagai macam perbedaan yang
ada di diri para pemuda saat itu, mereka menyatukan suara untuk bersumpah atas
3 hal. Inilah isi sumpah tersebut :
1. Kami putra dan putri Indonesia
mengaku bertumpah darah satu, tanah air Indonesia.
2. Kami putra dan putri Indonesia
mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
3. Kami putra dan putri Indonesia
menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Begitulah isi dari sumpah para pemuda yang terjadi pada
tanggal 28 Oktober 1928, yang kini kita kenal dengan sebutan sumpah pemuda.
Namun seiring jalannya waktu, seakan sumpah itu mulai menghilang. Menghilang
dari ingatan dan sanubari para pemuda. Seringnya tawuran yang melibatkan para
pemuda di berbagai wilayah di Indonesia membuat kita bertanya-tanya apakah sumpah
pemuda masih memiliki kesaktiannya. Bukan kesaktian dalam hal mistis, melainkan
kesaktian dalam hal mempertahankan cita-cita luhur bangsa Indonesia.
Indonesia yang terdiri atas berbagai suku, bahasa, dan agama
mengharuskan para pemuda dan seluruh warga
Negara agar terus memelihara persatuan dan kesatuan. Akan tetapi melihat dinamika yang saat ini
terjadi di ruang lingkup para pemuda membuat kita seakan-akan bertanya apa
kabar para pemuda dimasa kini. Apakah makna sumpah pemuda masih tertanam di benak
mereka dan diri kita?, Apakah kita masih bisa meneruskan cita-cita luhur bangsa
kita, bangsa Indonesia.
Hal itulah yang saat ini meski kita buktikan, tidak hanya
kepada para leluhur bangsa yang telah mempertaruhkan nyawanya demi kemerdekaan
Indonesia, tetapi juga kepada seluruh masyarakat Indonesia dan dunia. Bahwa
sumpah pemuda benar adanya dan akan terus abadi di sanubari para pemuda selaku
penerus bangsa dan cerminan bangsa Indonesia. Saya yakin dan percaya bahwasanya
pemuda Indonesia adalah pemuda yang cerdas, ber-akhlak mulia serta pemuda yang
cinta akan persatuan dan kesatuan yang sangat tidak menginginkan adanya
perpecahan di bumi ibu pertiwi, tanah air kita tercinta. Oleh karena itu, kini
saatnya bagi kita para pemuda Indonesia untuk kembali menyingsihkan lengan baju
kita bagi masa depan Indonesia yang lebih baik lagi dimasa yang akan datang.
Satukan suara, satukan aksi serta satukan visi dan misi untuk Indonesia yang
lebih gemilang. Salam damai pemuda Indonesia, MERDEKA….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar